SUKASADA-LIPUTAN68.COM – Sikapi permasalahan sampah yang terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, khususnya di wilayah Kecamatan Sukasada, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mendorong kerja sama antar desa yang diutamakan penanganan sampah.
“Di awal, kerja sama antar desa ini diikuti delapan desa yakni Desa Wanagiri, Desa Ambengan, Desa Sambangan, Desa Panji, Desa Panji Anom, Desa Selat, Desa Tegallinggah di Kecamatan Sukasada dan Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng,” ujarnya saat menemui delapan perbekel (kepala desa) delapan desa tersebut di Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Sabtu (17/10/2020)
Dalam kerja sama antar desa ini, Agus menekankan bahwa pengelolaan sampah harus diutamakan. Hal ini dikarenakan adanya tekanan yang sangat mempengaruhi lingkungan khususnya di bidang pariwisata.”Kedelapan desa ini memiliki potensi yang sangat besar seperti wisata desa. Maka dari itu pemerintah kabupaten Buleleng akan terus mendorong Program ini.” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa kerja sama delapan desa ini merupakan kesepakatan bersama dalam menata kawasannya. Mulai dari yang di hulu yakni Desa Wanagiri sampai di hilir tepatnya di Desa Baktiseraga. Ada banyak permasalahan yang ada di delapan desa ini. Dimulai dari permasalahan sampah, permasalahan air dan juga pengembangan potensi bersama.








