EKS-MILISI TIMOR-TIMUR SERAHKAN 1 PUCUK SENJATA ORGANIK KEPADA TNI

Dari upaya yang panjang tersebut, Serka Lalu Hamzanwadi, Dansi Intel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB bersama 5 orang anggota Intel lainnya setelah banyak memberi penjelasan/pengertian kepada yang bersangkutan agar mau menyerahkan sisa senjata yang masih disimpannya sampai dengan saat ini karena kepemilikan senjata api tanpa surat izin yang sah adalah melanggar hukum dan bisa dipidana berat, akhirnya upaya tersebut membuahkan hasil sesuai yang diharapkan.

Kembali dijelaskan Dansi Intel, melalui pendekatan yang baik selama ini, akhirnya melalui via telpon pada Sabtu (24/10/2020) oleh IM kepada mereka dijanjikan akan diperlihatkan mengenai senjata yang dimilikinya yang telah diamankan di rumahnya selama ini dimana ternyata senjata itu dibungkusnya rapi dengan karung agar tidak mudah diketahui orang lain, namun untuk penyerahannya IM meminta waktu untuk berpikir selama 2 (dua) hari dan akan menghubungi dirinya lagi serta menyampaikan keputusannya.

“Akhirnya tidak sampai sehari saya ditelpon kembali oleh saudara IM dan mendapat kabar baik, bahwa saudara IM mau menyerahkan senjata miliknya. Kemudian saya segera melaporkan hasil tersebut kepada Pasi Intel Lettu (Inf) Reza Santya Budhi bahwa akan ada penyerahan senjata organik jenis SKS secara sukarela oleh warga dan direspon cepat oleh Pasi Intel untuk dibantu memfasilitasi dan telah kita tentukan waktunya sesuai permohonan saudara IM sendiri,” tuturnya

Pada Minggu (25/10/2020) Pukul 19.00 Wita Serka Lalu Hamzanwadi bersama 5 orang anggota Intel lainnya datang ke rumah IM untuk memenuhi janji sesuai waktu kesepakatan dengan maksud untuk mengambil Senjata tersebut.

“Senjata yang kami terima adalah senjata Organik jenis SKS lengkap dengan munisi aktifnya, dan hasil ini akan segera kami bawa sebagai barang bukti senjata tersebut ke Mako Satgas untuk dilaporkan kepada Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur,” ucapnya

Menurut Dansatgas Andrian, upaya pendekatan dan menjalin hubungan tali silaturahmi yang baik dengan warga di wilayah perbatasan khususnya warga eks milisi akan terus ditingkatkan demi mencapai rasa percaya dan keyakinan yang tinggi kepada TNI, karena TNI hadir untuk membantu dan melindungi segenap bangsa Indonesia.

Penulis/Editor: Francelino

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *