Wagub Cok Ace Bilang Pandemi Covid-19 Lebih Parah dari Bom Bali I dan Bom Bali II

Ia juga menekankan Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk terus bersinergi dengan segala pihak untuk menanggulangi pandemi ini serta menyelamatkan perekonomian dan membantu masyarakat Bali. Berbagai kebijakan serta kerjasama baik dengan Desa Pakraman dan Organisasi Pariwisata telah dilakukan demi menekan dampak penyebaran Covid-19.

Melalui seminar ini ia juga berharap akan ditemukan berbagai kesimpulan serta saran untuk pemerintah mengenai peningkatan sektor ekonomi, pariwisata dan UMKM Bali. Sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnuthama Kusubandio juga mengatakan bahwa sektor Pariwisata dan UMKM merupakan sektor yang paling terdampak oleh pandemi ini. Bahkan data World Tourism Organization mengatakan jika sektor pariwisata tahun 2020 terpuruk hingga 70%.

Menurutnya, pemerintah telah mengeluarkan tiga kebijakan kunci menanggulangi dampak Covid-19, seperti perlindungan tenaga kerja tersampak, alokasi dana untuk menanggulangi Covid-19, serta bantuan stimulus untuk sektor-sektor terdampak. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga menurutnya telah mengeluarkan program berupa Bangga Buatan Indonesia, yang intinya mengajak warga Indonesia untuk membeli produk dalam negeri demi membantu para pengerajin kita. Program ini juga bertujuan agar peredaran uang di dalam negeri bisa dijalankan sehingga bisa menggerakkan perekonomian bangsa juga.

Mengenai pariwisata Bali, ia optimis pasca pandemi ini akan bangkit kembali. Bali yang merupakan ikon pariwisata Indonesia selalu dirindukan oleh wisatawan tak hanya mancanegara namun juga dalam negeri. Hal tersebut terbukti saat libur panjang akhir Oktober yang lalu, Bali mencatat kedatangan turis yang signifikan selama pandemi. “Sekitar 92 ribu turis domestik berlibur ke Bali, dengan angka penerbangan yang naik fantastis juga selama libur Maulid Nabi serta cuti bersama kemarin,” jelasnya. Melihat hal tersebut ia yakin pariwisata Bali akan pulih jika penerbangan internasional bisa dibuka. (frs)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *