“Saya bersumpah untuk menjadi presiden yang berusaha mempersatukan, bukan memecah-belah; yang tidak melihat red states dan blue states (pendukung Republik dan Demokrat -red.), hanya melihat United States. Untuk bekerja sepenuh hati untuk mendapatkan kepercayaan dari kalian semua,” janjinya.
Biden mengungkapkan, “Saya mengincar jabatan ini untuk mengembalikan jiwa Amerika, untuk membangun kembali tulang punggung bangsa ini, kelas menengah, dan untuk membuat Amerika dihormati lagi di seluruh dunia, dan untuk menyatukan kita semua di dalam negeri ini.”

Pada kesempatan itu pidato simpatik juga disampaikan wapres terpilih Kamala Harris. Perempuan pertama yang menjadi Wapres AS itu tampil sebelum sang Presiden terpilih naik nimbar.
Kamala Harris yang berdarah Asia tepatnya India itu berbicara tentang makna kemenangannya bagi perempuan di Amerika Serikat. “Meskipun saya mungkin perempuan pertama yang memegang jabatan ini, saya tidak akan menjadi yang terakhir,” ujarnya.
“Kita rakyat Amerika punya kekuatan untuk membangun masa depan,” ujarnya. “Kalian mengantarkan hari baru untuk Amerika. Kalian memilih harapan, dan persatuan, kesopanan, sains, dan ya, kebenaran,” ungkap Harris disambut sorak sorai dari pendukungnya. (frs)
