Pemkab Buleleng Mulai Rangkum Kuliner “Sobean” Khas Buleleng

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng Gede Melandrat menjelaskan giat ini ditujukan untuk menemukan olahan buah lokal berupa rujak yang terbaik. Berbagai macam olahan rujak dan jajanan tradisional khas Buleleng dari tiap-tiap Kecamatan yang ada di Buleleng dilombakan. Ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan nilai jual pada Usaha Mikro. “Mereka berlomba untuk menciptakan olahan makanan yang terbaik dari masing-masing wilayah. Dari sini akan mampu membuktikan bahwa rujak dan jajanan tradisional itu bukan kuliner biasa, dan bisa meningkatkan nilai jual dari cita rasa dan diciptakan,” jelasnya.

Untuk diketahui, dari hasil Lomba Rujak Buleleng Berbahan Buah Lokal antar Kecamatan se-Kabupaten Buleleng yakni Juara Pertama diraih oleh Kecamatan Banjar, Juara Kedua diraih oleh Kecamatan Seririt, dan Juara Ketiga diraih oleh Kecamatan Buleleng. Pada Juara lomba Jajanan Tradisional Berbahan Tepung Singkong dan Tepung Sukun diraih oleh Kecamatan Banjar, Juara Kedua dari Kecamatan Buleleng, dan Kecamatan Busungbiu keluar sebagai Juara Ketiga. Sedangkan Juara Lomba Explore Rujak Buleleng diraih oleh Luh Ayu Marheni dari Desa Beratan, Eva Ayu Wijayanti dari Desa Pemaron sebagai Juara Kedua, Ketiga diraih oleh Nyoman Ayu Vitryaningsih asal Kelurahan Banyuning serta sebagai Juara Harapan diraih Kadek Astrini asal Kelurahan Kaliuntu. frs/jmg/*

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *