Sementara itu Mawi Juliawan (43), warga setempat mengatakan, permasalahan banjir di Desa Meriah Padang bukan permasalahan baru, melainkan sudah lama dan sudah berulang kali terjadi setiap musim penghujan.
Menurutnya, intensitas curah hujan yang tinggi dan dangkalnya Sungai Sibarau, serta jebolnya tanggul di sungai tersebut, mengakibatkan air meluap dan menggenangi rumah warga
“Diperhitungkan, sekitar 200 rumah warga yang ada di Dusun I dan Dusun II Desa Meriah Padang terendam banjir,” ungkapnya.
Dia berharap, pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan banjir ini dengan melakukan normalisasi terhadap Sungai Sibarau. Sehingga jika terjadi intensitas hujan yang tinggi, sungai tersebut mampu menampung kapasitas air yang datang dari hulu.
“Apabila Bapak Soekirman terpilih kembali menjadi bupati, kami berharap hal ini menjadi prioritas. Dan selaku warga Desa Meriah Padang, kami siap untuk mendukungnya,” pungkas Mawi.
Pantauan di lokasi, banjir menggenangi rumah warga dengan ketinggian debit air mencapai 30 hingga 50 Cm. Sementara, bantuan pangan yang diberikan Soekirman berupa 1 ton beras dan 200 paket mie instan.
(Dipa)
