Meski begitu, keputusan Gates untuk keluar dari Harvard sempat ditentang kedua orang tuanya. Namun, dia berhasil meyakinkan mereka dengan membuktikan kesuksesannya.
Tak lama setelah keluar, Gates pindah ke Seattle dengan co-founder Paul Allen. Ia lalu fokus membangun Microsoft hingga menjadi kerajaan teknologi yang dikenal di dunia.
Tahan emosi dan ucapan
Gates dan istrinya percaya bahwa emosi bisa membuat seseorang mengalami kesulitan. Meski begitu, dia mengakui jika emosi memang sulit dihilangkan.
“Saya dan istri saya sangat setuju. Kami mengatakan bahwa tingkat kesulitan akan berbanding lurus dengan tingkat emosi anak kami,” ujarnya.
Dari gagasan Love and Logic, Bill Gates menerapkan pola asuh ini. Ia menganggap bahwa memarahi anak secara berlebihan justru tak baik, Bunda.
Berikan pujian apa adanya
Berikanlah pujian pada anak apa adanya, bukan dari apa yang mereka capai. Kagumi anak-anak dari bagaimana mereka berkembang, rasa ingin tahu, dan memecahkan masalah, dibandingkan dari pencapaian tertentu.
“Ini adalah sesuatu yang terus-menerus saya dan istri lakukan. Kamu menghargai upaya yang dilakukan putri kami. Ini juga membantu saat dia tidak berhasil. Dia tahu kita masih akan memujinya selama dia berusaha,” ujar Gates, dikutip dari Inc.
Dr. Charles Fay, salah satu penemu model Love and Logic mengatakan, pada saat-saat tertentu, penting juga untuk mengungkapkan empati dan amarah pada anak. Orang tua bisa mengatakan bahwa mereka tidak bisa belajar untuk mereka namun dapat menciptakan lingkungan yang mendukung.
Tidak diberikan gadget
Bill Gates dikenal tegas dan disiplin pada anak-anaknya. Ia telah menerapkan batasan-batasan saat mereka tumbuh dewasa, Bunda.
Ketiga anak Gates baru diizinkan memiliki ponsel setelah berusia 14 tahun. Anak-anaknya juga rutin menghadiri acara gereja bersama orang tuanya.
Tak hanya itu, setiap anak mendapatkan warisan masing-masing sekitar $10 juta atau setara Rp141 miliar. Jumlah ini hanya sebagian kecil dari kekayaan Gates lho.
“Kami ingin mencapai keseimbangan di mana mereka memiliki kebebasan untuk melakukan apa pun, tetapi tidak banyak dihujani yang sehingga mereka dapat keluar dan tidak melakukan apa pun,” kata Gates.(1-M)
