
“Universitas Kristen Indonesia juga telah mengadopsi kebijakan pemerintah mengenai Merdeka Belajar Kampus Merdeka, sebagai perwujudan konsep Student Centred Learning, atau pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman kontekstual dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa agar mereka siap kerja ataupun menciptakan lapangan kerja baru. UKI juga telah memperlengkapi Saudara dengan pengetahuan tentang kewirausahaan (entrepreneurship), “ ujar Dr. Dhaniswara
Ketua Yayasan UKI, Ir. Eddy Rainal Sinulingga, MBA berkomitmen bahwa Yayasan UKI meningkatkan jumlah dana beasiswa bagi mahasiswa UKI, khususnya bagi mahasiswa daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) dalam rangka mempersiapkan SDM unggul yang akan membangun daerah asal dari mahasiswa. Dana beasiswa Yayasan akan diperluas dengan merangkul lulusan Sekolah Menengah Atas dari daerah urban, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.
“Program beasiswa Yayasan UKI juga disediakan bagi program pendidikan guru di FKIP. Kami menyadari bahwa untuk menyiapkan SDM yang unggul, kita perlu mulai dengan menyiapkan guru-guru yang bermutu, baik di tingkat pendidikan dasar dan menengah karena di sanalah dasar-dasar nilai dan kemampuan intelektual ditanamkan, “ tutur Ir. Eddy Rainal Sinulingga.
Pada prosesi pelantikan wisudawan, Rektor UKI melantik 31 wisudawan dengan prestasi akademik terbaik di Fakultasnya. Pada program sarjana terdapat 20 lulusan yang mendapatkan predikat cum laude dengan IPK tertinggi yaitu 3.97 diraih oleh Thu Hema Varni dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.
Wisudawan Program Pascasarjana, Prodi Magister Pendidikan Agama Kristen, Hermanius Zalukhu berhasil meraih IPK tertinggi yaitu 3.99.
Adapun IPK tertinggi lulusan program diploma tiga diraih oleh Claritha Monica (Prodi Manajemen Pajak), Debora Krisnawati Sinaga (Prodi Fisioterapi), Elsa Cindrawati (Prodi Perbankan dan Keuangan), Alfresto Martua Sipayung (Prodi Keperawatan).
Selamat dan Sukses bagi seluruh Wisudawan Universitas Kristen Indonesia ! (SR)
