Sekertaris IDI Pacitan : Teori Kedokteran Dibolak-Balikan Oleh Virus SARS-CoV-2

Akan tetapi covid-19 tidak berlaku semacam itu. Pernah ada 17 pendonor plasma, dimana kesemuanya adalah pasien positif covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. Namun begitu, dari 17 calon pendonor tersebut, hanya satu yang dinyatakan lolos untuk dijadikan donor. “Sedangkan 16 lainnya tidak lolos, sebab tidak adanya kekebalan dalam tubuh terhadap virus SARS-CoV-2. Ini sangat-sangat aneh dan hanya kuasa Allah SWT,” paparnya.

Karena itu, Johan kembali mengimbau kepada masyarakat luas, untuk bisa lebih meningkatkan keimanan. Ada sebuah cerita di zaman Rasulullah SAW, bahwa suatu saat nanti akan ada hembusan angin lembut yang akan mematikan semua umat muslim.

Coronavirus ini, hanya sebuah ujian kecil, akan tetapi efek dari wabah tersebut hampir semua perekonomian dunia luluh lantak. Jutaan manusia terpapar covid-19, pun jutaan manusia dimuka bumi tewas gegara terinfeksi covid-19. “Semoga mereka yang wafat tergolong syahid, sebab meninggal dunia gegara wabah suatu penyakit. Begitupun yang selama ini terbebas dari paparan covid-19, bisa lebih meningkatkan keimanan.

Saya tegaskan sekali lagi, bahwa covid-19 benar-benar ada dan virus ini sangat ganas dan bisa menyebabkan kematian,” pungkasnya. (yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *