oleh

Komunitas MTB 1001 Goa Pacitan, Bersepeda Akan Membangun Imunitas Tubuh Guna Menangkal Serangan Coronavirus

Pacitan, liputan68.com- Mensana in corpore sano, didalam tubuh yang sehat, akan terdapat jiwa yang sehat pula. Begitulah semangat para pecinta sepeda gunung Pacitan, yang tergabung dalam MTB 1001 Goa.

Meski diterpa badai pandemi global coronavirus, namun tak menyurutkan semangat mereka untuk terus nggowes. Bahkan medan terjal yang teramat sulit mereka lahap, tanpa kenal lelah. “Dengan bersepeda, imun kita akan semakin kuat. Tentu dengan kondisi tubuh yang tetap sehat, segala macam penyakit akan menyingkir dengan sendirinya. Termasuk covid-19,” ujar Sugeng Widodo, salah seorang anggota komunitas sepeda gunung, MTB 1001 Goa Pacitan, disela-sela kegiatan nggowes bareng, Ahad (3/1).

Menurut purna bakti aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Pacitan ini, nggowes bareng merupakan agenda rutin MTB 1001 Goa. Setidaknya, setiap pekan, para anggota selalu kompak untuk bersepeda minimal dua sampai tiga kali. “Kami selalu berkeliling dengan rute berbeda. Ya selain sehat, kegiatan ini sebagai upaya untuk merelaksasi diri dan refreshing,” jelasnya.

Liputan JUGA  Kadisdik Samosir Kunjungi Rumah Siswa, Pastikan Program Belajar Dari Rumah Berjalan Efektif

Pendapat senada juga disampaikan, Memit Subekti, anggota MTB 1001 Goa lainnya. Menurutnya, rute yang diambil ini kali memang sedikit ekstrim. Selain radius tempuh yang hampir mencapai 60 kilo meter (km) lebih, juga melintasi dua provinsi, yakni Jatim dan Jateng. “Kami start mulai Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, dan finish di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Jateng.

Sebelumnya, kami juga menempuh rute sangat jauh, yakni sampai di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri,” tutur Memit, secara terpisah.

Mantan Kabid disalah satu organisasi perangkat daerah (OPD) teknis lingkup Pemkab Pacitan ini mengungkapkan, kegiatan bersepeda ini, bukan untuk unjuk gengsi.

Meski diakuinya, harga satu unit sepeda gunung dan perangkat yang diperlukan, mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah. “Yang utama sehat dan kebersamaan. Komunitas MTB 1001 Goa, bukan hanya melaksanakan kegiatan bersepeda secara rutin. Namun kita juga ada kegiatan bersilaturahmi yang dikemas dalam acara arisan serta aktivitas lain yang positif,” tuturnya.

Liputan JUGA  Penegakan Protokol Kesehatan dan Sanksi Tegas Pelanggaran Adalah Kunci Keberhasilan Pilkada 2020

Sementara itu, Ketua MTB 1001 Goa Pacitan, Imam Wahyudi, menambahkan, ditengah badai coronavirus yang saat ini masih terus berlangsung, masyarakat diharapkan lebih bersabar dan terus mempertebal keimanan.

Lain itu, ia juga mengajak agar masyarakat selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti yang dianjurkan gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) covid-19.

Utamanya 3 M plus, yaitu memakai masker, menjaga jarak fisik, sesering mungkin mencuci tangan pakai sabun (CTPS) dan menghindari berkerumun dengan durasi lama. “Serta terapkan VDJ, yaitu selalu perhatikan ventilasi udara ketika berada dalam sebuah ruangan tertutup dan berpendingin, persingkat durasi saat berinteraksi, dan jaga jarak fisik (phisikal distancing),” pesan pengusaha muda yang dikenal humanis ini.

Liputan JUGA  Kasus Covid-19 Confirm Di Pacitan, Kembali Meledak. Sedikitnya 18 Warga, Terinfeksi Virus SARS-CoV-2

Imam Wahyudi juga mengajak, masyarakat selalu giat berolahraga. Sebab dengan olahraga yang cukup dan seimbang, akan bisa membantu membangun imunitas tubuh. (yun).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.