Menurut Dokter Spesial Kelamin Ada Beberapa Style Di Ranjang Dapat Menyebabkan Resiko Berbahaya

Top Spesial Kesehatan, Liputan68.com – Para peneliti seksual menemukan sebuah fakta bahwa posisi wanita berada di atas atau biasa disebut dengan `woman-on-top` selama berhubungan seksual merupakan gaya bercinta yang paling romans dan sangat disukai banyak wanita, karena mampu menemukan titik Gspot selaras dengan tingkat birahi kadar tinggi kobaran birahi yang beraneka dari kamu wanita.

Walau ada saja segelintir pemerhati menyebutkan resiko berbahaya. Sebab, oleh posisi ini bisa menyebabkan patah tulang penis berkelanjutan selama seks, namun kecemasan isu ini sepertinya tidak diperdulikan, karena secara umum style woman on top ini selalu mampu menguras rasa penat dan kepusingan banyak wanita karier atau kalangan perempuan yang terlahir memiliki rasa libido tinggi diatas rata rata.

Apalagi memang hal ini mungkin tidak begitu berdampak pada sang wanita karena tidak menimbulkan rasa sakit. Malahan justru kebanyakan wanita menyatakan sangat puas dan menjadi kecanduan.

Tak bisa disangkal bahwa kehidupan seksual sangat penuh dinamika, dan seringkali justru para akademisi atau peneliti atau apalagilah namanya, tidak tepat mengulas kenikmatan seksual, kecuali jika sesorang itu memang sudah mengalaminya banyak dari lawan jenisnya, mungkin karena kawin cerai, atau memang don juan alias playboy dan play girl, karena dikaruniai bentuk tubuh yang manarik dan sensual, atau boleh jadi karena rupanya yang jelek tapi memiliki tabiat yang rakus terhadap seks, ditambah dengan kemampuan keuangan yang tajir melintir, membuat orang berwajah jelek tapi sangat mudah mendapatkan gonta ganti pasangannya yang aduhay karena faktor matre duniawi. Semua sah sah saja, lalu mereka para pelaku yang mengalami langsung inilah lebih rasional ketimbang ulasan para dokter kelamin itu sendiri. Karena dokter spseial kelamin sangat jauh berbedah dengan penjahat kelamin.

Salah satu faktor yang tidak pernah diajari dalam dunia akademisi, bahwa fantasi seksual sejak dini ditambah alam gaul yang liar serta suasana kacao didalam kehidupan berkeluarga, karena pertengkaran orangtua, karena kdrt atau karena iman yang minim dan kemunafikan jiwa, dan terakhir ditambah lagi dengan kecanggihan tehnologi yang dapat secara mudah mengakses tontonan berkodrat birahi, akan menjadikan setiap personal akan menjadi sangat doyan dan menuntut variatip.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *