Diduga Memaksa Warga Untuk Karantina Di Wisma Atlet, Bidan Desa Sukoharjo, Pacitan Nyaris Dihakimi Massa

Pacitan, liputan68.com- Seorang petugas kesehatan di Desa Sukoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, nyaris dihakimi massa. Itu gegara hasil tes swab dan rapid antigen salah seorang warga yang berbeda.

Dari ketidak jelasan tersebut, bidan desa di wilayah setempat dikabarkan memaksa warga atas nama Tutung Prasetya untuk menjalani karantina di wisma atlet. Sontak hal tersebut membuat pihak keluarga emosi. Sebab hasil swab dari dua layanan kesehatan, berbeda. “Senin lalu pasien menjalani swab di puskesmas. Swab pertama hasilnya negatif, kemudian swab kedua hasilnya positif.

Ragu dengan hasil tersebut, akhirnya yang bersangkutan melakukan test antigen ulang di salah satu layanan kesehatan swasta, dan hasilnya negatif,” kata Danang, warga sekitar saat dikonfirmasi media, Senin (25/1).

Karena hasil uji swab membingungkan, yang bersangkutan diduga lebih mempercayai hasil pemeriksaan terakhir yang dilaksanakan di layanan kesehatan swasta tersebut. “Karena hasilnya negatif, yang bersangkutan kok dipaksa sama bidan desa untuk karantina di wisma atlet. Orang tersebut segar-bugar tidak ada gejala sakit apapun.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *