Selain berbicara mengenai masker, pria paroh baya yang dikenal dekat dengan Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga meminta Pemkab Pacitan, utamanya Dinas Lingkungan Hidup, sebisa mungkin melakukan lokalisasi sampah masker.
Sebab bagaimanapun juga, ini (masker) merupakan sampah infeksius yang perlu perlakuan khusus. “Selama ini masker menjadi sampah rumah tangga dan dibuang disembarang tempat. Padahal itu masuk kategori limbah berbahaya yang perlu perlakuan khusus.
Karena itu, kami berharap Pemkab Pacitan dengan OPD teknis yang ada bisa menyikapi persoalan tersebut. Sebab makin hari, sampah masker ini semakin menggunung. Sementara perlakuannya sama seperti sampah rumah tangga. Tercecer di bak-bak kontainer maupun tong sampah umum,” tandasnya.
Sementara itu hingga berita ini ditulis wartawan belum mendapatkan konfirmasi dari Bupati Pacitan Indartato maupun Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Joni Maryono, terkait wacana pemberian tunjangan uang masker bagi ASN dan tata kelola sampah masker. (yun).
