Pacitan, liputan68.com- Gara-gara diguyur hujan deras, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pacitan, tergenang air bah dan juga timbunan tanah longsor.
Dilaporkan, ruas jalan Pacitan-Ngadirojo, melalui jalur lama, tepatnya di perempatan jalan Desa Mentoro digenangi air bah. Begitupun jalur menuju Tulakan dan Ngadirojo yang melalui Desa Ketro Wonogondo, macet total gegara tertimbun tanah longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya genangan air bah di depan SMPN 4 Desa Mentoro.
Ketinggian air nyaris menutup aspal jalan. Selain itu juga banyak berserakan kerikil dan bebatuan kecil di tengah jalan. “Kami imbau para penguna jalan untuk lebih waspada. Mengingat jalan sangat licin dan juga banyak kerikil yang berserakan di aspal jalan,,” kata Didik, Selasa (2/2).
Selain itu, ia juga mengimbau agar pengguna jalan yang hendak menuju Tulakan-Ngadirojo melalui jalur utara atau sebaliknya, diharapkan untuk memutar arah melalui jalur lintas selatan (JLS). Sebab ada beberapa titik longsor yang menutup hampir separo badan jalan. “Kami sarankan agar pengguna jalan melintas melalui JLS. Sebab jalur Utara sementara tak bisa dilalui,” pesannya.
Sementara itu, saat ini sejumlah personil dari BPBD, dibantu aparat TNI-Polri dan masyarakat tengah berjaga-jaga di kawasan titik longsor dan banjir. Mereka melakukan evakuasi semampunya, mengingat kondisi jalan yang gelap dan kemungkinan terjadi longsor susulan.
