Sepak Terjang Moeldoko Di Demokrat, Donal Fariz: Dulu Larang Menteri Jadi Pengurus Partai, Kini Ambil Partai Orang
Liputan68.com | Terpilih sebagai Ketua Umun Partai Demokrat Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menuai berbagai komentar pedas.
Moeldoko diketahui terpilih pada versi Kongres Luar Biasa (KLB) sebagai ketua Partai Demokrat yang diadakan di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021.
Komentar pedas salah satunya itu berasal dari pengacara sekaligus mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz.
Donal Fariz melalui akun twitter pribadinya, dia menyinggung soal rangkap jabatan yang sempat dilarang oleh Moeldoko.
Dulu dia melarang seorang Menteri Kabinet jadi pengurus partai. Sekarang boleh rangkap, bahkan ia biarkan menteri mengambil partai orang lain #TheKingofParadoks,β kata Donal Fariz dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com, dari Twitter @donalfariz, Jumat, 5 Maret 2021.
Senada dengan hal itu, pegiat media sosial Mustofa Nahra pun memberikan komentar pedas.
Dia merasa malu dengan sepak terjang yang diperlihatkan oleh Moeldoko setelah menjadi Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang.
Mustofa Nahra pun mempertanyakan apakah Moeldoko tidak bisa membuat partai sendiri
βMalu banget lihat sepak terjang Moeldoko. Apa enggak bisa bikin Parpol sendiri?β kata Mustofa Nahra.
βKalau sebesar Demokrat aja bisa digituin, lha bagaimana dengan partai kek @psi_id ya. Jadi penasaran sama merk arlojinya,β tutur Mustofa Nahra.
Malu banget lihat sepakterjang Moeldoko. Apa enggak bisa bikin Parpol sendiri? Kalau sebesar Demokrat aja bisa digituin, lha bagaimana dengan partai kek @psi_id ya. Jadi penasaran ama merk arlojinya. pic.twitter.com/0VraXw8pWkβ Panggil aja: ULIL KHAMRI (@TofaTofa_id) March 5, 2021
Diketahui setelah diadakan Kongres Luar Biasa (KLB) kekisruhan di Partai Demokrat semakin panas.
Salah satu pendiri Partai Demokrat Etty Manduapessy adalah gagasannya untuk diadakan KLB .
Etty menyatakan bahwa Kongres tersebut menjadi tonggak sejarah bagi penyelamatan Partai Demokrat.
Dalam KLB ini dipilih Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat untuk menggantikan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pimpinan Sidang, Jhoni Allen Marbun membacakan voting dan menyatakan bahwa dukungan peserta KLB lebih banyak diberikan kepada Moeldoko untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.
KLB tersebut juga menetapkan Marzuki Alie yang merupakan mantan Ketua DPR RI dan baru saja dipecat dari Partai Demokrat, terpilih sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat periode 2021-2025.
KLB Partai Demokrat pun dihadiri oleh politisi senior Max Sopacua, Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie, dan Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin.
Namun penyelenggaraan KLB Deli Serdang ini ditentang dan dianggap bodong oleh anggota Partai Demokrat kubu AHY seperti Wasekjen Jansen, Sitindaon, Andi Arief.

Tinggalkan Balasan