oleh

Soekirman Harap Kehadiran KNTI Dapat Mensejahterakan Kehidupan Nelayan

SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN68.COM – Kemiskinan, kekumuhan, dan kebodohan membayangi kehidupan nelayan. Hal ini harus dihapuskan agar nelayan dapat bangkit dan berkemajuan. Kehadiran Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) diharapkan dapat membantu membangkitkan nelayan tradisional menuju nelayan yang sejahtera dan berkemajuan.

Demikian disampaikan Sokirman penasehat KNTI yang juga mantan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) dalam acara pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNTI Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) untuk periode 2021-2026. Pelantikan dilaksanakan pada Jumat (5/3/2021) di Gedung Kuliner TPI Tanjung Beringin Sergai.

Soekirman juga mengapresiasi pelantikan DPD KNTI Sergai yang dihadiri langsung oleh Ketua DPP KNTI M. Riza Damanik, ST, M.Si, P.hD.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pelantikan ini. Terlebih di tengah-tengah kita hadir M. Riza Damanik sang Ketua DPP yang selama ini sangat konsern dengan penguatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. DPD KNTI Sergai patut bangga, karena pelantikan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPP yang juga sebagai staf khusus Menteri Koperasi dan UKM”, ungkap Soekirman.

Liputan JUGA  Projo Pacitan Nilai, Aji-Gagarin Paling Mumpuni Pimpin Pacitan

Kepengurusan DPD KNTI Sergai secara langsung dilantik oleh Ketua Umum DPP KNTI Muhammad Riza Damanik, ST. M.Si, PhD. Tampak hadir dalam pelantikan, Staf Tenaga Ahli Utama Presiden RI Dr. Alan Frendy Koropitan, SPi.MSi dan Direktur Utama Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan RI Syarif Syahrial, SE.

Selain pelantikan, juga dilakukan sesi daring melalui zoom meeting bersama Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah RI Drs. Teten Masduki.

Mewakili Bupati Sergai, hadir juga Kadis Perikanan dan Kelautan Sri Wahyuni Pancasilawati, SP. M.Si. Anggota DPRD Sergai dari Partai NasDem Surya Anggara, SH.

Ketua KNTI Sergai yang baru dilantik  Zulham Hasibuan menyampaikan bahwa, “Ada tiga hal stigma yang ingin kami hapuskan demi memajukan nelayan tradisional, pertama Kekumuhan, Kemiskinan, dan Kebodohan. Tiga stigma ini melekat dan akan kami hapuskan bersama sama “.

Liputan JUGA  7 Alasan Kenapa Memilih Soekirman

Beliau juga menyebutkan bahwa nelayan itu merupakan pejuang protein maka dari  itu kesejahteraan nelayan harus diperhatikan pula, sehingga antara pengeluaran dan penghasilan minimal dapat berimbang dan tidak terus dijalur bawah terus atau digaris kemiskinan.

Dengan hadirnya KNTI ini dapat mendorong kemajuan dan semangat baru untuk memperjuangkan kesejahteraan nelayan tradisional yang ada di Sergai.

“Harapan kami kepada perwakilan Staf Ahli Kantor Kepresidenan dan KKP dengan terbentuknya organisasi ini ada harapan baru yang akan kami raih terhadap program program Pemerintah terkhusus untuk peningkatan kesejahteraan para nelayan tradisional”, tutup Ketua KNTI Sergai.

Sementara itu Ketua Umum KNTI, Muhammad Riza Damanik mengungkapkan, awalnya KNTI dibentuk untuk melakukan pengorganisasian terhadap nelayan kecil.

Liputan JUGA  Dukungan Untuk Soekirman Terus Mengalir, Masyarakat Celawan Minta Dilanjutkan

“Pengorganisasian penting dilakukan sebab biaya produksi nelayan sangat  besar sedangkan hasilnya tidak sebanding sehingga tidak efisien. Oleh karenanya perlu pengorganisasian untuk merubah hasil yang kecil ini menjadi hasil yang melimpah ruah”, ungkap Riza Damanik.

Masih menurut Riza, ada klaster ikan yang cukup luas dimasa pandemi ini. Hal itu harus dibajak untuk mengkampanyekan penjualan ikan di tengah Pandemi COVID-19 ini, karena ikan memiliki protein yang baik untuk menjaga tubuh disaat-saat ini. Dan hal ini bisa menjadi prioritas program KNTI.

Ketua DPP KNTI berharap pemkab Sergai dapat membimbing KNTI Serdang Bedagai, agar dapat bersinergis dan bermanfaat pula bagi masyarakat Sergai.

(Dipa).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.