Kemudian, Yofie pun mengakui, seluruh biaya akomodasi, transportasi serta keperluan lainnya selama mengikuti kongres, ditanggung penyelenggara.
Disinggung tentang sikap pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten HST lainnya, Yofie mengatakan, untuk Sekretaris dan Bendahara, dia yakin pilihannya sama, yaitu ke kubu Moeldoko.
“Kalau anggota lainnya, belum tahu. Karena, saya belum lagi menggelar pertemuan dengan pengurus lainnya,” katanya, seraya menambahkan menyerahkan pilihan ke masing-masing.
Mengenai sikap selanjutnya setelah KLB, Yofie mengatakan masih menunggu keputusan dari pusat.
Dia menyatakan siap menanggung risiko atas pilihannya tersebut, jika nanti kubu AHY mengajukan gugatan dan memenangkan gugatan tersebut. “Risikonya, saya siap dipecat atas plihan politik ini,” katanya.
DIsebutkan, untuk Kantor Sekretariat DPC Partai Demokrat Kabupaten HST di Jalan Sarigading, Kota Barabai, Kabupaten HST, saat ini memang tidak aktif.
Pasca banjir bandang pada Januari 2021 lalu, seluruh atribut sudah dicabut. Termasuk spanduk. “Bukan karena ada kongres, tapi memang karena kantor masih dalam pembersihan, pasa banjir bandang,” katanya.
Sumber: Banjarmasinpost
