Sekolah Tatap Muka Akan Dibuka Hanya 2 Kali Sepekan

Dirjen PAUD dan Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri. Foto: Indriani/ANTARA

Selain itu, Jumeri mengatakan tak ada aktivitas pembukaan kantin dan pemberlakuan jam istirahat pada PTM di SMA Negeri 9 Bengkulu. Ini dilakukan guna mengurangi kontak erat antar siswa.

“Sekolah menganjurkan selalu patuh pada prokes. Memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. Sekolah tidak memberlakukan kegiatan di kantin yang menimbulkan kerumunan. Juga tidak ada jam istirahat agar anak tidak berkumpul. Hanya pembelajaran saja yang kita utamakan,” tuturnya.

Jumeri melanjutkan jika aturan PTM tersebut tentu dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tambahan materi dilakukan melalui berbagai platform yang dikuasai oleh guru dan siswa, seperti Google Classroom, WhatsApp, dan Messenger, dan lainnya. Adapun model penugasan lewat buku-buku jika siswa tidak memiliki akses internet.

Jumeri berharap, sekolah-sekolah lain bisa mengikuti aturan tersebut yang merupakan anjuran dari Kemendikbud.

“Beberapa contoh praktik baik yang sudah dilakukan sekolah-sekolah. Kita berharap dengan praktik yang baik ini PTM kita dapat berlangsung, tetapi tetap aman tidak ada secara penyebaran COVID-19 masif di satuan-satuan pendidikan,” pungkasnya. (Kumparan)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *