oleh

Viral Layanan Rapid Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, Ini Kata Ketua Komisi E DPRD Sumut

MEDAN – LIPUTAN68.COM – Terkait layanan Rapid Antigen bekas yang digunakan oleh oknum petugas PT Kimia Farma di Bandara Kualanamu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Ketua Komisi E DPRD Sumatera Utara (Sumut) Dimas Tri Adji sangat menyesalkan kejadian tersebut dan meminta pihak Kimia Farma bertanggungjawab.

Demikian disampaikan Dimas Tri Adji saat Konferensi Pers bersama PT Angkasa Pura II, PT Kimia Farma Diagnostika, Otoritas Bandara Internasional Kualanamu (KNO) dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Medan bertempat Kantor Angkasa Pura II Bandara Kualanamu Deli Serdang Rabu (28/4/2021) Sore.

Dimas Tri Adji, S.I. Kom Ketua Komisi E DPRD Sumut dari Partai NasDem mengatakan bahwa kami menerima laporan dan informasi yang beredar dan beberapa statement serta keterangan yang telah disampaikan oleh pihak-pihak terkait tentang masalah pemakaian Rapid Antigen bekas di Bandara Kualanamu.

Liputan JUGA  Dinilai Cacat Hukum, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Tolak Pertanggungjawaban Gubsu TA 2019

“Tentu ini sangat merugikan masyarakat Sumut karena berdampak Multiefek, dan kita tidak tahu beberapa orang yang sudah di isolasi karena telah dinyatakan positif COVID-19”, sebut Ketua Komisi E DPRD Sumut.

Dan khusus kepada Kimia Farma yang merupakan BUMN dan mengelola unit rapid antigen yang sama di 4 bandara lain di Indonesia, harus bertanggung jawab penuh  karena ada SOP perusahaan yang tidak dijalankan dengan benar dan menjadi pelanggaran hukum.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.