Analisis Penjualan Kredit Terhadap Profitabilitas Perusahaan

    x : Penjualan Kredit

    a :  Bilangan konstanta

    b: Koefisien variabel bebas

    € : Standart eror of estimasi

Uji Koefisien Determinasi

Koefisien Determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel terikat. Kelemahan mendasar penggunaan koefisien determinasi adalah biasa terhadap jumlah variabel independen yang dimasukkan ke dalam model. Oleh karena itu, banyak peneliti menganjurkan untuk menggunakan nilai Adjusted R Square pada saat mengevaluasi mana model regresi yang terbaik. Dan untuk menyimpulkan suatu tingkat hubungan nya yaitu sebagai berikut :

0,00 s/d 0,199

0,20 s/d 0,399

0,40 s/d 0,599

0,60 s/d 0,799

0,80 s/d 1,000

Sangat Rendah

Rendah 

Cukup Kuat

Kuat

Sangat Kuat


PEMBAHASAN

Analisis Regresi Linier Sederhana

Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk menguji hipotesis tentang pengaruh variabel independen secara parsial. Hasil analisis regresi dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel Hasil Analisis Regresi

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) .341 .353 .967 .405
Penjualan Kredit (X) 4.678E-10 .000 .975 7.640 .005

Sumber : Data dioalah (2017)

Daritabel  di atas  diatas tersebutmaka dibuat persamaan regresi sebagai berikut:

Y = 0,341 + 4,678-10 x

Dari tabel diatasdapat diketahui bahwanilai bilangan konstanta yang positif yaitu 0,341, dengan penjualan kredit yaitu  sebesar 4,678-10 atau 0,0000000004678. Memiliki arti jika setiap perubahan penjualan kredit naik sebesar Rp 1,- maka penjualan bergerak berbanding lurus berarti bahwa jika terjadi peningkatan penjualan kredit maka profitabilitas akan meningkat sebesar 0,0000000004678, namun sebaliknya jika penurunan penjualan kredit, maka profitabilitas akan menurun juga sebesar 0,0000000004678. 

Uji Koefisien Determinasi

Uji koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil dari koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel  di bawah ini:

Tabel4.9 Hasil Uji Koefisien Determinasi

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
1 .975a .951 .935 .1314

Sumber : Data dioalah (2017)

Berdasarkan tabel  diatasdiperoleh nilai R Square sebesar 95, %, berarti penjualan kredit dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan yaitu sebesar 95,1%, sedangkan sisanya sebesar 4,9 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model yang dianalisis.

 Uji Signifikansi Parameter Individual (Uji Statistik t)

Untuk menguji hipotesis maka analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linier sederhana.Analisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.

Hasil Uji Hipotesis Parsial t

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1 (Constant) .341 .353 .967 .405
Penjualan Kredit (X) 4.678E-10 .000 .975 7.640 .005 1.000 1.000

Sumber : Data di olah (2017)

Berdasarkan hasil uji statistik t pada tabel di atas  menunjukkan bahwa nilai probabilitas signifikansi untuk penjualan kredit sesesar 0,005 (p < 0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa penjualan kredit berpengaruh terhadap profitabilitas. 

Pembahasan Hasil Penelitian

Dari hasil penelitian yang diuji maka dapat disimpulkan bahwa penjualan kredit berpenaruh terhadap profitabilitas perusahaan dan hal tersebut sudah terbukti yaitu :

  1. Berdasarkan Hasil Uji Statistik Deskriptif bahwa yang diteliti adalah nilai rata-rata  yang diteliti sebagai sampel, dengan nilai terendah, nilai tertinggi dan juga standar deviasinya.
  2. Berdasarkan Uji Asumsi Klasik diperoleh bahwa Profitabilitas (Y) nilai Asymp. Sig (2-tailed) dan pada Penjualan Kredit (X) dan karena signifikansi > 0,05 data residual terdistribusi normal dan model regresi layak untuk dipakai dalam penelitian ini.
  3. Berdasarkan Regresi Linier Sederhana diperoleh bahwa nilai bilangan konstanta yang positif dan juga penjualan kredit. Artinya jika setiap perubahan penjualan kredit naik sebesar Rp 1,- maka penjualan bergerak berbanding lurus berarti bahwa jika terjadi peningkatan penjualan kredit maka profitabilitas akan meningkat, namun sebaliknya jika penurunan penjualan kredit, maka profitabilitas akan menurun.
  4. Berdasarkan Uji Koefisien Determinasi maka diperoleh nilai R Square, dan menunjukkan bahwa penjualan kredit mempengaruhi profitabilitas pada perusahaan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model yang dianalisis. Misalnya seperti pengendalian persediaan, penjualan tunai dan sebagainya.
  5. Berdasarkan hasil uji statistik t menunjukkan bahwa nilai probabilitas signifikansi untuk penjualan kredit sesesar 0,005 (p < 0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa penjualan kredit berpengaruh terhadap profitabilitas. 

PENUTUP

Kesimpulan

Penjualan kredit telah dilakukan  dengan efesien untuk mencapai tujuan dari perusahan yaitu dapat meningkatkan laba perusahaan yang telah dibuktikan dengan rasio ROI.

  1. Tingkat penjualan kredit dari 2011 s/d 2015 mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dari tahun 2011 s/d 2015 meningkat hingga sampai 60 % (dari 4.497.064.648 menjadi 7.179.428.28). Peningkatan penjualan kredit yang meningkat juga diikuti peningkatan laba perusahaan yaitu tahun 2011 s/d 2015 meningkat hingga sampai 97 % (dari 1.011.839.546 menjadi 1.995.881.063).
  2. Nilai R sebesar 0,975, ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang kuat, karena nilai R berada pada interval koefisien 0,80 s/d 1,000. Itu berarti hubungan antara variabel X (penjualan kredit) dengan variabel Y (profitabilitas) adalah positif dan sangat kuat karena nilai mendekati 1.
  3. Nilai R Square sebesar 95,1 %, berarti jika penjualan kredit ditingkatkan maka profitabiltas perusahaan juga meningkat, sedangkan sisanya sebesar 4,9 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikut sertakan dalam penelitian ini.
  4. Dari hasil pengujian regresi menunjukkan bahwa penjualan kredit berpengaruh terhadap profitabilitas (0,005 < 0,05). 
  5. Dari hasil Uji Asumsi Klasik diketahui bahwa Profitabilitas (Y) nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,965 dan pada Penjualan Kredit (X) sebesar 0,999. Signifikansi > 0,05 maka data residual terdistribusi normal dan model regresi layak untuk dipakai dalam penelitian ini.
  6. Dan dari hasil pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini bahwa penjualan kredit berpengaruh terhadap profitabilitas 

Saran

  1. Perusahaan sebaiknya mencoba memberlakukan kebijakan pemotongan penjualan (Discount) bagi pelanggan yang melunasi lebih cepat dari tanggal jatuh tempo dan juga pembayaran dimuka (Dp) dengan tujuan agar piutang lebih cepat diterima.
  2.   Untuk kebijakan penjualan agar dikelola lebih baik dan untuk pelaksanaannya agar lebih fleksibel, seperti misalnya dapat melakukan penjualan kredit tidak hanya pelanggan tertentu namun terbuka untuk umum, asalkan calon pelanggan tersebut memiliki latar belakang yang meyakinkan dan dapat dijamin, misalnya pada saat perjanjiaan kerjasama antara pihak perusahaan dengan calon pelanggan didalamnya tercantum adanya kesanggupan dari pelanggan untuk membayar hutangnya tepat waktu dan perusahaan akan menindak tegas jika ada pelanggan yang tidak dapat membayar hutangnya, seperti misalnya memberikan denda kepada pelanggan yang lewat jatuh tempo.

 

DAFTAR PUSTAKA

Azhar, Maksum. 2010. Akuntansi Lanjutan I. Cetakan Pertama. Medan : Perdana.

Mulyadi. 2008. Sistem Akuntansi. Edisi Ketiga. Yogyakarta : Salemba Empat.

Kasmir. 2010. Analisi Laporan Keuangan. Edisi Tiga. Jakarta : Persada.

Agus. R, Sartono. 2001. Manajemen Keuangan Teori Dan Aplikasi. Edisi Empat. Yogyakarta : Universitas Gajah Mada.

James A. Hall. 2001. Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta : Salemba Empat

Bambang, Riyanto. 2001. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta : Universitas Gajah Mada. 

Arikunto, Suharsimin. 2006. Prosedur Penelitian. Edisi Revisi VI. Cetakan Ketigabelas. Jakarta : Rineka Cipta.

Purwatiningsih. 2013. Evaluasi Kelayakan Kebijakan Kredit Dan Pengaruhnya Terhadap Profitabilitas.//http.www.library.esaunggul.ac.id/opac/files/50000027.pdf

Damanik, Martinus. 2006. Analisis efektivitas pengelolaan kredit dan pengaruhnya terhadap profitabilitas pada perusahaan PT. Akari Indonesia cabang Medan.Semarang

Priyatno, Duwi. 2010. Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data Penelitian dengan SPSS. Cetakan Pertama. Yogyakarta : Gava Media. 

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *