MEDAN – LIPUTAN68.COM – Upaya percepatan penanganan COVID-19 membutuhkan kolaborasi solid, baik dari pemerintah dan perusahaan BUMN. Termasuk Pemko Medan melakukan inovasi berupa penyediaan fasilitas isolasi mandiri terapung (isoter) di atas kapal laut yang bersandar di pelabuhan Belawan.
Hal tersebut ditekankan Menteri BUMN, Erick Thohir saat meninjau kesiapan KM (Kapal Motor) Bukit Raya sebagai sarana isoter bagi pasien COVID-19 Kota Medan di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Sabtu, (21/8/2021) Tepatnya Tujuh Hari lalu. Dalam kunjungan tersebut Erick Thohir didampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, dan Direktur Utama Pelindo 1, Prasetyo.
“Penyediaan sarana isolasi terapung yang kedua, setelah di Makassar ini, menunjukkan bahwa kami, pemerintah dan perusahaan BUMN siap melakukan dan menyediakan segala hal dalam upaya meringankan beban rakyat, terutama bagi pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Medan. Ini langkah inovasi dan bukti kehadiran pemerintah yang bisa dilakukan di daerah lain yang butuh ruang isolasi dalam jumlah besar,” ujar Menteri BUMN, Erick Thohir (dikutip dari laman resmi BUMN).
Sedangkan fasilitas sarana tempat tidur yang berjumlah, 450 unit untuk pasien dan 13 unit untuk tenaga kesehatan di atas KM Bukit Raya itu disiapkan oleh Pemko Medan. Direncanakan, fasilitas Isoter ini akan difungsikan untuk waktu lama oleh pemerintah kota Medan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Medan, khususnya Medan Utara akan ruang isoman yang memadai dan punya fasilitas lengkap.

