Awak media ini liputan update informasi terbaru bagaimana perkembangan situasi di Isoter Terapung tersebut selama seminggu lalu setelah diresmikan, dan hari Sabtu, (28/8/21).
Tenaga Kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pringadi yaitu Dr. Elisabeth Novrita Siahaan yang sedang menjalankan tugas di Tempat tersebut ketika diwawancarai mengatakan, “Pasien yang menetap sejak seminggu yang lalu itu ada Delapan orang ditambah pagi tadi datang (sabtu – red) ada satu orang jadi total Sembilan pasien, yang pulang setelah isoter kapal terapung itu ada Lima orang.
Kembali menurut Dr. Elisabeth Siahaan Ketika Ditanya awak media tentang persyaratan Isoter terapung di kapal tersebut mengatakan “syaratnya berusia kurang dari Lima Puluh Tahun, mempunyai KTP Dan KK Warga Kota Medan serta membawa Hasil Swab Antigen Positif Covid – 19 / PCR pertama Positif Covid – 19, tapi diutamakan dulu warga di Medan Utara, ujarnya, kembali menjawab pertanyaan seputar kendala, Dr Elisabeth Siahaan menjelaskan kendala di lapangan adalah penyaluran segi medis belum masuk semua obat dari Dinas Kesehatan sejauh ini, untuk yang di kapal tidak ada kendala semua aman, untuk petugas sendiri itu ada tiga shift yaitu shift pagi, shift siang dan shift malam” pungkasnya mengakhiri wawancara.
(Didi)

