Pantauan awak media dilokasi pembangunan Drainase tersebut, Selasa (30/11/2021) saat berbincang dengan salah seorang warga Desa yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa pembangunan saluran drainase itu tidak ada papan anggaran maka diduga Proyek Siluman dan tanpa adanya papan informasi proyek tersebut maka dinilai pihak kontraktor tidak transparan serta masyarakat tidak mengetahui berapa jumlah anggarannya dan volumenya.
Sementara Ketua BPD Pematang Setrak, Sumatri menyebutkan bahwa pihaknya juga tidak mengetahui soal pembangunan saluran drainase tersebut, sembari mengatakan : “Belum tau soal Proyek itu,” pungkas Ketua BPD.
(Dipa).
