Daya Linuwih Umbul Saren Kalasan Yogyakarta

Paguyuban memang harus guyub. Dasa wisma Flamboyan dipimpin Bu Haryanto. Pembukaan dilakukan oleh Tante Ais. Turut mendampingi Bu Eben, Bu Djawadi, Bu Suwarjono, Bu Slamet. Pak Yudi dan Pak Haryanto memberi pengawalan. Ny Sari Indah Setiani tampak sibuk sebagai kusir rombongan.

Suguhan pisang goreng, tempe, keripik, sukun terasa enak. Teh hangat turut menghangatkan pertemuan. Soto ayam menyusul melengkapi rapat ibu ibu. Bu Eben melaporkan menejemen keuangan. Badan usaha mendapat keuntungan. Bisa untuk beli soto.

Kucuran kecap bikin sajian makin sedap. Soto ayam yang dipadu dengan mihun dan tahu mengundang selera makan. Sayur kobis bersampur sambal melengkapi kenikmatan sarapan pagi.

Memitran supeket, kekadangan raket. Sampai pukul 10 pagi rapat dasa wisma Flamboyan berjalan terus. Disambi menyantap soto ayam, terasa cocok sekali. Kebun cabai sebelah umbul Saren membuat makin betah. Sebagian mata membaca papan nama. Ada tulisan Rotterdam. Lantas mengingatkan bahwa umbul Saren sudah lama digunakan. Bangunan umbul Saren kelihatan kokoh.

Indahnya wisata air mengingatkan pada merdunya lelagon Serayu.

Adhuh segere banyune ing sendhang.
Ilang kesele wis mari le mriyang.
Banyune bening nyegerake ati.
Kudu sing eling mring tindak kang suci.

Hari makin siang. Hasil rapat amat menggembirakan. Inilah wujud guyub rukun dalam hidup bermasyarakat. Crah agawe bubrah, rukun agawe santosa.

Beruntung sekali kadang tani di sekitar daerah Kalasan Sleman. Umbul Saren berguna untuk pengairan pertanian perkebunan dan perikanan. Subur makmur mudah terwujud. Ekonomi kreatif diterapkan guna meningkatkan kesejahteraan. Roda ekonomi pun berputar gancar lancar.

Padi ditanam sepanjang hayat. Murah sandang pangan papan. Perikanan mujair, kakap, tengiri, lele, tawes, nila, gurameh menambah gizi keluarga. Masyarakat makin sejahtera lahir batin.

Kebun lombok, pisang, ketela, pepaya menambah vitamin. Sayur bayam, kangkung, keningkir tumbuh subur. Harapan hidup tenang damai jadi kenyataan. Inilah dampak adanya menejemen Umbul Saren yang memikat hati.

Suasana makin gumyak semanak. Pukul 12 pertemuan usai. Oleh oleh berupa gorengan sukun, pisang, tempe, rempeyek, keripik untuk warga di rumah. Minggu 12 Desember 2021 ini wisata murah yang cukup berkesan.
Njajah desa milang kori, nggoleki condhonge ati.

Deretan lingkungan sekitar Umbul Saren, mengingatkan kisah historis Candi Kalasan, Candi Prambanan, Candi Plaosan. Monumen sejarah untuk membaca keagungan masa lampau yang cemerlang.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *