Lanjut Agus Marwan, literasi saat ini sebuah keniscayaan, karena dalam kehidupan sehari-hari, literasi telah menjadi kunci untuk kehidupan.
“Literasi itu tidak saja terkait kemampuan membaca dan menulis, namun literasi itu merupakan sebuah kemampuan seseorang untuk mencari informasi, menggali, menginldentifikasi, menganalisis, dan menggunakannya untuk kehidupan sehari-hari”, terang Agus Marwan.
Agus juga menambahkan, di era revolusi 4.0 ini, siswa harus dibekali dengan ketrampilan literasi digital. Sehingga diharapkan sekolah dapat memfasilitasi para siswa untuk dapat mengembangkan skill digitalnya.
Secara terpisah, Ketua Komite SMAN 6 Medan Rahman Tahir, S.Sos, M.IP akan terus mendukung program-program positif yang direncanakan oleh plt kepsek. Terlebih dengan program literasi sekolah ini.
“Saya selalu Ketua komite mendukung kegiatan semacam ini. Karena ketrampilan literasi kita ini masih sangat rendah. Jadi harus ada upaya-upaya untuk menjawab persoalan tersebut. Dan saat ini kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, kita harus bekerjasama dan berkolaborasi dengan banyak pihak”, ungkap Rahmat Tahir.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Gelora Muda Lubis seorang pendidik dan penulis handal dari Kota Medan.
(LM-01)

