KENDARI — LIPUTAN68.COM — Provinsi Sumatera Utara sangat laik dan sudah tepat ditunjuk sebagai penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2023. Ini mengingat Sumut merupakan pusat perhatian ketika berbicara soal dunia pers.
“Jika Sumut jadi tuan rumah HPN 2023, gebyarnya akan lebih meriah, karena masalah wabah Covid-19 tahun depan sepertinya sudah berlalu,” kata dua tokoh pers asal Sumatera Utara, Asro Kamal Rokan dan Prof Dr Rajab Ritonga kepada wartawan di sela-sela kegiatan HPN 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Karena, ungkap Asro, sejak wabah Covid-19 melanda Indonesia, gebyar HPN tiga tahun terakhir tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, tapi tidak menghilangkan makna dari HPN tersebut.
“Untuk tahun depan, kita yakin gebyarnya akan lebih meriah. Apalagi pelaksanaannya dipusatkan di Sumut, karena Sumut tidak hanya gudangnya, tapi pusat tempahan insan pers di Indonesia,” ujarnya.
Direktur Pemberitaan LKBN Antara ini menyebutkan, cerminan pers nasional, sekaligus ibu (melahirkan) tokoh-tokoh besar pers di Indonesia.
“Kalau orang bicara pers, ada Adinegoro, Parada Harahap, H Adam Malaik, BM Diah dan lainnya. Tokoh pers nasional dari dahulu hingga kini berasal dari Sumatera Utara. Ini tidak bisa dipungkiri,” ungkap Asro lagi.
Senada disampaikan Prof Rajab Ritonga, bahwa Sumut sudah tepat disetujui menjadi tuan rumah HPN 2023, jangan lagi ditunda-tunda, karena beberapa kali diusulkan belum terkabul.
“Jika Sumut jadi tuan rumah HPN 2023, kita yakin ribuan wartawan akan tumpah, karena selain wartawan di 34 provinsi, juga hampir di seluruh provinsi, wartawannya berasal dari Sumut akan pulang kampung,” ujar Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat ini.
