Liputan KESEHATAN

Antisipasi Lonjakan Omicron, Sumut Terapkan Sistem Pembelajaran Campuran

Ditulis oleh Liputan68 pada 7 Februari 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN – LIPUTAN68.COM β€” Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 terutama varian omicron di Sumatera Utara, Gubernur Edy Rahmayadi menginstruksikan agar seluruh kabupaten/kotaΒ  memberlakukan sistem pembelajaran campuran (hybrid learning), yaitu 50% daring dan 50% luring atau tatap muka.

“Pembelajaran yang dilaksanakan secara hybrid, mulai 7 Februari sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Edy saat memimpin rapat koordinasi dalam rangka kesiapan rumah sakit menghadapi lonjakan kasus Covid-19 dan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Senin (7/2/2022).

Selain itu, Edy meminta kabupaten/kota melakukan surveilans epidemiologi, apabila menemukan kasus aktif di satuan pendidikan. Selain itu, PTM terbatas akan dihentikan apabila positivity rate lebih dari 5%.

Kasus penularan anak sendiri, dalam seminggu terakhir ada 94 kasus baru. Berbanding terbalik dengan minggu sebelumnya yang hanya tujuh kasus. Proporsi kasus anak menyumbang 20% dari seluruh total kasus penularan.

“Biasanya kasus anak hanya menyumbang 10%, tapi saat ini kontribusi anak lebih dari 20%, mungkin karena berjalannya PTM, ” ungkap Inke Nadia D Lubis, dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) cabang Sumut.

Inke juga memaparkan kasus Covid-19 di Sumut pada anak. Dikatakannya, pada kasus varian delta anak umur 12-17 tahun menyumbang kasus terbanyaknya yakni 47%,Β  6-11 tahun sebanyak 32%, 1-5 tahun 18%, dan di bawah 1 tahun sebanyak 3%.

Sementara itu, Anggota Satgas Penanganan Covid- 19 Sumut Restuti Saragih meminta seluruh Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota untuk segera melaksanakan monitoring evaluasi PTM terbatas. Serta surveillance active case finding untuk dilaporkan kepada satgas nasional sebagai dasar untuk meneruskan atau memberhentikan PTM.

“Juga diharapkan satgas untuk meningkatkan kecepatan cakupan vaksinasi primer dan vaksinasi booster pada pendidik, tenaga kependidikan, siswa atau mahasiswa, orang tua dan keluarga serta seluruh civitas akademika,” kata Restuti pada rapat koordinasi yang dilakukan secara daring dan luring, diikuti para bupati dan wali kota se Sumut tersebut. (LM-02)

TEKS FOTO
PIMPIN: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi pimpin rapat koordinasi dalam rangka kesiapan rumah sakit menghadapi lonjakan kasus Covid-19 dan evaluasi PTM di Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman No.41 Medan, Senin (7/2/2022). DINAS KOMINFO SUMUT

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian