Sosok yang menyenangi dunia digital dan IT ini menyebut pandemi Covid-19 yang menghantam dunia telah menyebabkan kemunduran yang signifikan, seperti penurunan penjualan permodalan kesulitan bahan baku bahan produksi yang menurun.
Disebut, UMKM sebagai penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga kerja tengah menghadapi penurunan produktifitas yang berimbas pada penurunan profit hingga 80 persen. Namun demikian Eddy menjelaskan disaat yang sama UMKM menjadi pilar terpenting bagi ekosistem ekonomi.
“99 persen pelaku usaha di Indonesia adalah sektor UMKM , sisanya adalah konglomerat namun sayangnya baru 16 persen yang telah masuk dalam ekosistem ekonomi digital. Ini jadi tantangan kita.Untuk itu, saya harapkan seluruh peserta memanfaatkan pelatihan ini dan segera mengimplementasikan dalam usahanya. “Semangat dan sukses bagi UMKM kabupaten Dairi,” ucapnya.
Kegiatan yang dihadiri 100 orang peserta pelaku UMKM ini turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo Medan yang diwakili Koordinator Bidang Penelitian Budiman, Kepala Dinas Kominfo Kab. Dairi Aryanto Tinambunan, Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kab. Dairi Iwan Taruna Berutu, para mentor yang berasal dari praktisi dan akademisi.
(LM-01)

