20 Tahun Berjualan di Atas Parit, Edy Rahmayadi Pindahkan PKL ke Gedung Kantor Gubernur

“Kami pedagang kali lima yang selama ini berjualan di atas parit, bersyukur dan berterimakasih banyak kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Terlebih lagi pak kepala Biro Umum yang selama ini kami berjualan kaki lima, kalau hujan banjir, air parit meluap, kena panas dan hujan,” ujar salah seorang pedagang, Ade, Selasa (15/2/2022).

Menurutnya selama kurang lebih 20 tahun berjualan, baru kali ini mendapat perhatian dari Pemprov Sumut di mana disediakan tempat yang laik.

“Kami selama ini kan kurang diperhatikan. Semenjak Pak Edy Rahmayadi menjadi gubernur, disuruh pindah ke dalam, dibuatkan kantin, khusus pedagang yang di Jalan Kartini, yang di atas parit,” ucapnya.

Pedagang lain, Butet, mengaku kini dirinya dan pedagang lain mendapatkan tempat yang laik untuk berjualan demi mencari nafkah.

Sebab, selama 15 tahun berjualan, belum pernah mendapat perhatian seperti yang mereka terima saat ini.

“Kami dari pedagang kaki lima yang di Jalan Kartini mengucapkan Alhamdulillah, banyak sebanyak-banyaknya. Karena di mana kami tadi tidak berdaya, kami sekarang bermartabat dan harga diri kami dinaikkan,” kata Butet.

Ia turut mendoakan Gubsu Edy Rahmayadi agar selalu diberikan kesehatan dan dalam lindungan Allah SWT.

Pantauan di Jalan RA Kartini, Medan, lokasi berjualan para PKL sejak Sabtu (12/2/2022) lalu telah dibongkar. Tidak ada lagi pedagang yang berjualan di tempat tersebut. (LM-02)

TEKS FOTO
SUASANA: Suasana lapak berjualan yang baru bagi para PKL di Jalan RAYA Kartini, Medan, jauh lebih laik di mana telah direlokasi oleh Pemprov Sumut, di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, Senin (14/2/2022). IST

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *