SIMALUNGUN – LIPUTAN68.COM – Ketersediaan pupuk subsidi maupun non subsidi masih sulit ditemukan di wilayah Pematangsiantar dan Simalungun, diyakini pula bahwa kelangkaan pupuk ini juga masih terjadi di kabupaten dan kota lainnya.
Hal tersebut terungkap oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba, SE saat melalukan Reses di dua daerah tersebut.
“Kelangkaan pupuk ternyata masih belum tertangani oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, kejadian ini tak boleh terus berlangsung lama karena berpotensi akan terjadi krisis kemanusiaan” ungkap Mangapul Purba melalui siaran persnya pada, Senin (7/3/2022).
Mangapul Purba yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut ini lebih lanjut menyatakan bahwa pupuk bersubsidi sudah tidak dapat dijumpai dibeberapa kelompok tani maupun agen resmi pupuk di setiap kecamatan.
“Telah terjadi keanehan bahwa pupuk bersubsidi tidak ada dikelompok tani maupun agen resmi, tetapi ada beredar di pasar-pasar bebas dengan harga yang cukup tinggi,” ujar Mangapul
