oleh

Desa Kabanjulu Kecamatan Laeparira Jadi Desa Binaan PKK untuk Iva Test

LAE PARIRA – LIPUTAN68.COM – Kecamatan Laeparira menjadi desa binaan PKK untuk Iva Test atau deteksi dini kanker serviks dari TP PKK kabupaten.

Acara yang dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Kabanjulu, Selasa (19/04/2022) ini, dihadiri oleh ketua TP PKK Kabupaten Ny.Romy Mariani Eddy Berutu, Kepala Dinas Pemdes, Bahagia Ginting, Camat Laeparira, Lamhot Silalahi, Kapus Laeparira Rismawati Doloksaribu, Kabid Kesehatan masyarakat, Imelda Purba, Kepala Desa Kabanjulu Sarman Matanari.

Romy dalam arahannya mengatakan bila melihat kelengkapan administrasi berdasarkan pemaparan yang disampaikan oleh Ketua PKK desa, saya kira Desa Kabanjulu sudah siap untuk dimajukan mengikuti perlombaan desa terbaik untuk Iva Test di tingkat provinsi.

Disebutkan, kesiapaan kader dasawisma di desa ini nantinya akan dibekali dengan pelatihan untuk mengisi buku dasawisma yang selama ini masih diisi secara manual karena saat ini kabupaten sudah memiliki aplikasi ‘Sidasa’.

Liputan JUGA  Big discount untuk Bioglas+ dapatkan Segera

“Sebagai perempuan, IVA Test ini wajib kita lakukan, cegah diri kita sendiri, jangan kita sampai terkena kanker serviks. Bagi ibu-ibu agar mengajak keluarga dan masyarakat. Sebelum terkena, mari kita cegah melalui pelaksanaan Iva Test. Kalau tidak kita menyayangi diri kita sendiri siapa lagi, ini gratis. Mari kita saling kerja sama satu sama lain, yang belum IVA Test segera lakukan,” pinta Romy.

Romy mengatakan, dari 260 pasangan usia subur di desa Kabanjulu, maka peran penyuluh dalam mengkampanyekan Iva Test akan sangat bermanfaat bagi kesuksesan desa ini mengikuti perlombaan ditingkat provinsi. Namun, Ia menjelaskann tidak hanya juara yang ingin kita capai namun kesehatan warga adalah prioritas.

Liputan JUGA  Pakaian Khas Pakpak Tampil Unik di Parade dan Gebyar Berkebaya Nusantara di Medan

“Kenapa perlu dilakukan pemeriksaan Iva test, karena perempuan itu adalah kunci keluarga. Apabila perempuan atau ibu terganggu kesehatannya maka terganggulah keluarganya. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Romy.

Sementara itu, penyuluh dari Dinas kesehatan yang dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Imelda Purba menjelaskan pemerintah dalam hal ini pemkab Dairi mencurahkan hati dan pikiran kepada para warga usia subur dengan dibekali pengetahuan mengenai kesehatan terutama kanker mulut rahim.

  Banner Iklan Sariksa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.