“Capaian suara sangat luar biasa. Untuk Desa Belok Sidan, Petang diberikan 2.200 suara. Sekali lagi, terima kasih saya ucapkan kepada Krama Desa Belok Sidan. Hal ini sebagai bukti krama Desa Belok Sidan tetap bersatu,” ungkapnya.
Bahkan, disebutkan, perolehan suaranya nomor satu di Kecamatan Petang dan meraih suara terbanyak di Desa Belok Sidan, Petang.
“Hal ini sebagai bukti Belok Sidan tetap nomor satu. Dari perolehan suara saat pemilihan anggota legislatif sebelumnya, tetap Belok Sidan nomor satu dan krama desa tetap bersatu,” terangnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE.,MM., atau ARW menyampaikan, bahwa program-program lainnya yang diperlukan Desa Belok Sidan, baik tingkat kabupaten, provinsi dan pusat dipastikan pihaknya berusaha memenuhi permohonan masyarakat.
“Untuk itu, kami kembalikan ke Perbekel Desa Belok Sidan, apa yang dibutuhkan pada setiap banjar yang disesuaikan ,untuk siap direalisasikan,” tegasnya.
Bahkan, pihaknya siap berkoordinasi dengan Perbekel Desa Belok Sidan, untuk selalu membantu kepentingan yang diperlukan bagi krama Desa Belok Sidan Petang.
“Suatu kebahagiaan kita semuanya bisa bertemu dengan Krama Desa Belok Sidan, Petang yang ingin membicarakan sesuatu hal yang penting untuk kita semuanya.

Untuk Rencana Pemilu 2024, ARW menyebutkan ada dua kegiatan Pemilu 2024 yang perlu dipersiapkan dengan matang, diantaranya tanggal 14 Pebruari 2024 akan dilakukan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif, baik DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta anggota DPD RI.
ARW berharap, dirinya bersama dengan Bagus Alit Sucipta masih bisa ditugaskan kembali di tahun 2024 untuk bertarung dan terpilih kembali pada tahun 2024.
“Kami sudah jelas sekali, bagaimana cara mengaturnya antara Bima Nata dengan Lanang Umbara yang bisa diatur, jangan sampai kita rebutan, karena masalah ini. Selain itu, jangan sampai ada orang luar mengatur kita disini. Sudah jelas garisnya ini, kami semuanya merah. Kita selalu berkoordinasi satu langkah bersama-sama, karena gampang berkoordinasi, asalkan satu jalur,” imbuhnya.
Selain itu, ARW juga menyampaikan pada tahun 2024 akan diadakan Pemilihan Kepala Daerah. Terlebih lagi, para Bupati, Walikota dan Gubernur di tahun 2022 dan 2023 berhenti menjabat dan ditunjuk Plt. Sedangkan, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta tugasnya selesai menjabat hingga 2024.
Untuk itu, ARW meyakini partai PDI Perjuangan telah mempersiapkan kader partai yang mumpuni, untuk memenangkan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada pada 2024. (red)
