Kami berencana menutup loket tiket fisik, karena melihat dari tren pembelian tiket yang saat ini sudah banyak melalui online,” kata Didiek.
Rencananya, Didieck akan terus berlanjut dan beberapa loket tiket di stasiun akan ditutup bulan depan. Nanti akan dievaluasi apakah bisa ditutup total.
“Meski begitu, saat ini loket fisik masih tersedia di stasiun keberangkatan dan masih ada yang membutuhkan pembelian tiket secara
fisik,” kata Didiek.
KAI sendiri saat ini sedang berusaha beradaptasi dengan aplikasi digital di transportasi kereta api seperti penjualan tiket online.
KAI memiliki aplikasi KAI Access yang saat ini memiliki 5 juta pengguna aktif. PT KAI juga bekerja sama dengan aplikasi dan sistem pembayaran lainnya untuk memudahkan penumpang memesan tiket kereta api secara online.

