Debitur Hotel Tak Bisa Bayar Bunga Bank, Ini Solusi yang Ditawarkan Jayantara

Jayantara mencontohkan kerjasama yang bisa dilakukan dengan pihak investor adalah, dengan melakukan kontrak operasional manegemen dalam kurun waktu tertentu (misal 10-15 tahun).

Dengan menetapkan target dan jaminan keterisian hotel, (dalam taken prestasi) mintakan dari mereka dana segar di awal kontrak menagement dengan memberikan sedikit saham kepada investor, saham mana bisa setiap saat dibeli kembali oleh pemilik hotel.

Perolehan dana segar tersebut bisa dipakai untuk pembayaran hutang bank, renovasi phisik dan peti cash operasional. Dalam operasional, berikan investor posisi manager marketing dan geneneral manager. Ini menurutnya sesuai dengan misi yg di emban.

Lanjut Jayantara, usulan ini akan bisa lebih dilaksankan oleh pengelola hotel yang belum punya manajemen kontrak dengan operator hotel, atau oleh hotel yang manajamen kontrak operatornya sudah mau habis dalam kurun waktu satu tahun atau beberapa bulan lagi atau oleh hotel yang kontrak operasional nya bisa di cut atau dialihkan sesuai dengan klausul perjanjiannya.

Jayantara juga memberikan contoh perhitungan dalam praktek berkaitan dengan nilai investasi awal yg bisa didapat, yakni misalnya rata-rara penjualan 5 tahun terakhir sebelum pandemi diangka Rp. 75M.

Sementara proyeksi penjualan/tahun yg ditargetkan oleh investor dalam kerjasama operasional, misalnya diangka Rp.100M. Fee yg diberikan kepada investor sebagai kerja sama operasinal adalah 4 persen/tahun, misal Rp.4M

Utk masa kontrak management operasional selama 15 tahun kontrak adalah 4 x 15 M = 60 M Evaluasi nilai hotel = misal diangka Rp. 600M, maka bisa di perhitungkan investor managemen bisa memberikan uang segar diawal kepada pemilik hotel, dengan kompensasi mendapatkan saham sebesar 60/600 = sebesar 10% saham, dengan nilai uang Rp.60M (diperjanjikan saham tsb setiap saat bisa dibeli kembali oleh pemilik hotel) .

Dengan demikian menurutnya, target mendapatkan dana segar diawal tanpa harus menjual phisik hotel bisa didapat, dan tingkat keterisian tamu hotel sudah ada yang menjamin, yakni investor yang sekaligus sebagai partner dalam operasional hotel (dlm bentuk kontrak managemen).

“Utk yang berminat dengan skema usulan saya tersebut, saya akan bisa bantu mencarikan investornya,” tutupnya.(ded/van)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *