Analis pasar uang, Ariston Tjendra melihat rupiah memiliki potensi menguat di kisaran Rp14.650 sampai Rp14.750 per dolar AS pada hari ini. Sebab, indeks dolar AS terkoreksi dari 102 ke 103.
“Nilai tukar rupiah mungkin bisa rebound hari ini terhadap dolar AS,” ucap Ariston.
Menurutnya, indeks dolar AS menurun karena data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS meningkat dari pekan sebelumnya. Hal ini tidak sesuai dengan kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve, yang ingin mengerek tingkat suku bunga acuannya.
Hasilnya, ekspektasi pasar terhadap The Fed bisa berkurang dan menguatkan bursa Asia serta mata uang kawasan. Di sisi lain, Indonesia punya fundamental ekonomi yang terjaga, sehingga bisa membantu penguatan rupiah.(SS)
