Wow! Investasi TLKM di GOTO Diklaim Sudah Untung Rp949 M

“Bila menggunakan harga penutupan minggu lalu Rp302/lembar, maka investasi TLKM tersebut menghasilkan gain sebesar Rp759 milliar. Bila menggunakan harga pasar sekarang sebesar Rp. 310/lembar per Jumat ini pukul 14.00 WIB, maka keuntungan lebih besar lagi jadi Rp949 miliar,” jelas CEO Protemus Capital, Wiljadi Tan di Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Menurut Wiljadi Tan, karena pada saat penutupan buku per 31 Desember 2021, pencatatan harus menggunakan nilai wajar dan berdasarkan asesmen nilai wajar saat itu adalah Rp 375, maka pencatatan akuntansi harus membukukan gain atas selisihnya sesuai dengan metode FVTPL.

Karena sejak awal tahun ini GOTO telah tercatat di bursa saham Indonesia, maka nilai wajar ditentukan dengan marked to market. Harga pasar GOTO masih akan berfluktuasi tergantung banyak faktor. Keuntungan dan kerugian akuntansi juga akan tergantung nilai pasar yang terbentuk.

Namun perlu dipahami bahwa investasi TLKM pada GOTO bukan bertujuan untuk menghasilkan gain jangka pendek. TLKM sebagai korporasi teknologi komunikasi bertujuan memeroleh sinergi jangka panjang. Baik sinergi berupa kenaikan pendapatan maupun peningkatan daya saing.

“Menurut kami yang lebih penting adalah sinergi berupa competitiveness. TLKM perlu me-leverage budaya kompetisi yang ada di GOTO, untuk dapat kelak menjadikan TLKM perusahaan teknologi komunikasi tingkat global dengan daya saing tinggi,” kata dia.

Menurutnya ini adalah tujuan yang lebih strategis bagi TLKM. Sudah saatnya TLKM melakukan transformasi bisnis. Kalau GOTO yang relatif baru berdiri sudah dapat memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp358 trilliun, sementara TLKM yang sudah berdiri sedemikian lama memiliki nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp416 trilliun.

“Seyogyanya TLKM perlu meningkatkan daya saingnya sehingga  dapat meningkatkan shareholders value,” tutup dia. (Rel/LM-02)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *