Agar Subsidi Tepat Sasaran Pemerintah Kaji Pembelian BBM Menggunakan Aplikasi

Jakarta – Liputan68.com – Beberapa hari ini masyarakat digemparkan dengan informasi bahwa penyaluran bensin Pertalite akan dibatasi dan hanya kendaraan tertentu saja yang bisa mengisi pertalite. Ketika akan mengisi bensin Pertalite harus membawa handphone dan mengunduh aplikasinya jika tidak akan ditolak dan harus mengisi BBM jenis lain.

Namun perlu diingat bahwa hal ini baru rencana dan aturannya sedang digodok oleh pemerintah.

Jika benar diberlakukan, berarti setiap pembelian bensin Pertalite dan Solar harus menggunakan handphone untuk memperlihatkan aplikasinya.

Pemerintah melalui BPH Migas bersama Pertamina sedang mengkaji petunjuk teknis agar penyaluran BBM subsidi Solar dan Pertalite tepat sasaran.

Saleh Abdurrahman, Anggota Komite BPH Migas mengatakan, rencananya dalam penyaluran Solar dan Pertalite akan memanfaatkan layanan digital MyPertamina.

Dengan begitu, pembelian akan terdata dan bisa dibatasi.

“Nanti dengan sistem digitalisasi MyPertamina akan efektif, jadi tidak bisa mengisi berulang,” ujarnya, Rabu (01/06/2022).

Para pelanggan nantinya akan diminta untuk mengisi data diri di aplikasi MyPertamina.

Kemudian data yang sudah masuk tersebut akan diverifikasi oleh pihak BPH Migas untuk memastikan bahwa pembeli Solar dan Pertalite memang merupakan pelanggan yang berhak.

“Jadi kan mesti register dulu di Mypertamina, lalu di verifikasi oleh BPH Migas, yang tentu bekerja sama dengan instansi terkait,” lanjut Saleh.

Meski demikian, dalam penggunaan aplikasi MyPertamina ini memang akan dihadapkan pada konsidi masih banyaknya masyarakat yang tidak atau belum menggunakan smartphone.

Oleh sebab itu, mengenai hal teknis di lapangan masih terus dikaji dan sebelum diberlakukan akan terlebih dahulu disosialisasikan.

“Maka perlu sosialisasi dulu, baru diterapkan,” katanya.

Senada, Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T Pertamina Irto Ginting mengatakan, terkait penerapannya akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu agar memastikan masyarakat memiliki akses terhadap layanan MyPertamina.

Menurut Ginting, rencana penggunaan MyPertamina dalam pembelian Solar dan Pertalite hingga saat ini masih terus dipersiapkan.

Ginting menyatakan bahwa saat ini juga sedang fokus pada penentuan kriteria penerima BBM bersubsidi.

“Jadi masih dalam proses, karena yang utama saat ini adalah penentuan kriteria penerima subsidi,” ungkap Irto.(SS)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *