Jakarta – Liputan68.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berencana untuk mencari informasi menyeluruh kepada perusahaan farmasi yang masih menggunakan bahan baku obat impor.
Ia menilai langkah ini perlu diambil agar perusahaan farmasi mau menggunakan bahan baku obat dalam negeri. Apalagi saat ini kata Menkes Budi, 50% bahan baku obat dalam negeri dari hulu ke hilir tersedia di Indonesia.
“Karena nanti ikut caranya Pak Luhut cari tahu impornya dari mana, kita bisa buka ke Dirjen Bea Cukai, kita bisa minta juga informasi, impornya dari mana para pemain besar farmasi,” ujar Menkes Budi dalam konferensi pers Kick Off Change Source, Kamis (02/06/2022).
Menkes Budi juga secara blak-blakan menyinggung dan menyebut beberapa perusahaan farmasi besar dan ternama di Indonesia, yang masih menggunakan bahan baku obat impor.
Selain itu, Menkes juga mengapresiasi beberapa perusahaan farmasi atau produsen obat yang sudah menggunakan bahan baku obat dalam negeri seperti Novell Pharmaceutical dan Dexa Medica yang beroperasi di Indonesia.
Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mengatakan, bahwa bukan perkara sulit baginya jika ingin membuka data Bea Cukai. Mengingat latar belakangnya sebagai bankir alias mantan Direktur Utama Bank Mandiri, sehingga ia terbiasa hadapi persoalan impor obat jadi dan hanya mengubah label atau merek saja saat tiba di Indonesia.

