Medan – Liputan68.com – Kawasan ini termasuk dari Destinasi Super Prioritas Unggulan yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Selain alamnya yang sangat indah, di kawasan ini ada banyak jenis kuliner, baik itu jenis kuliner berat maupun yang ringan. Selain memang menjadi ciri khas daerah, ada kisah tersendiri dari cemilan itu. Bahkan, bentuk dan rasanya mengandung makna tersendiri di daerah setempat. Cemilan apa saja itu ? Yuk jalan-jalan ke Kawasan Danau Toba.
Sesuai namanya, di kawasan danau masyarakatnya dominan dihuni suku Toba. Selain budaya dan makanannya yang spesifik, Toba juga memiliki jenis cemilan tersendiri. Jarang ditemui di tempat lain, bahkan di tempat asalnya sudah semakin sulit ditemui. Berikut ada tiga cemilan yang sangat akrab bagi masyarakat Toba.
Dolung-dolung
Pernah menjadi primadona di zamannya, makanan khas asal Kota Parapat ini semakin sulit ditemukan. Padahal sempat terbangun brand, belum dari Parapat sebelum bawa dolung-dolung. Sekarang, lepat legit sebagai salah satu ciri khas Kota Parapat ini nyaris dilupakan.

Dolung-dolung Parapat termasuk kategori lepat dengan komposisi beras, gula merah dan kelapa. Penamaannya lebih spesifik seperti ombus-ombus Siborongborong, pohul pohul Samosir, lappet Toba dan lappet bulung Tele.
Salah satu keunikan lepat bulat bertekstur liat ini ada pada media pembungkusnya. Jika jenis-jenis lepat di kawasan Danau Toba dibungkus dengan daun pisang, hanya Dolung-Dolung yang dibungkus dengan daun bambu.
Dolung-dolung juga bukan sekadar makanan yang nikmat di lidah dan kenyang di perut. Ternyata, kue dolung-dolung ini awalnya dibuat melengkapi acara adat budaya Batak di sana. Penyajian dolung-dolung menjadi perekat antara pengetua adat dan pihak yang akan melaksanakan hajatan. Makanan ini dinikmati di tengah percakapan seputar hal-hal persiapan hajatan.
Tipa-tipa
Bagi orang Batak khususnya orang Toba tentu tidak asing dengan nama tipa tipa. Ya, tipa tipa adalah cemilan khas Batak Toba berasal Kabupaten Toba Sumatera Utara. Jajanan ringan berbahan beras ini menjadi ciri khas oleh-oleh dari Kecamatan Porsea. Teksturnya, persis seperti sereal gandum.
