Putri Indonesia Sumatera Utara 2022 yang Mencintai Ulos

Medan – Liputan68.com – Kain ulos belakangan selalu menemani penampilan Puteri Indonesia Sumatera Utara 2022 Sarah Pandjaitan. Bagi Sarah, ulos bukan sekadar warisan budaya, tapi memiliki daya tarik tersendiri berkat prosesnya yang ramah lingkungan.

Sarah Pandjaitan tampil di acara ‘Road to W20 Empowering Women in Rural Economics’ yang digelar di Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/7/2022).

Saat melantunkan lagu ‘O Tano Batak’ Top 3 Puteri Indonesia 2022 ini berbalut gaun biru berekor rancangan Lisa Ju. Gaun tersebut terbuat dari tenun batak karya perajin binaan Tobatenun. Usai beraksi di panggung, ia lalu menggantinya dengan gaun putih yang dipadu kain dan selendang kecoklatan yang dihiasi motif tumtuman.

Didirikan pada 2020, Tobatenun telah mengembangkan berbagai tenun tradisional Batak maupun tenun bermotif kontemporer secara noneksploitatif dengan pewarnaan alam sehingga tak merusak lingkungan.

Kebetulan, misi Tobatenun sejalan dengan advokasi Sarah yang mengangkat isu lingkungan. Selama masa karantina Puteri Indonesia 2022, perempuan 25 tahun ini pun selalu memakai busana yang terbuat dari ulos atau tenun batak lainnya dari Tobatenun.

“Awalnya ribet karena belum tahu cara stylingnya. Lama kelamaan jadi terbiasa dan ada sesuatu yang kurang kalau tidak pakai ulos sekarang. Kalau gak pakai bajunya, minimal aku nenteng tas dari ulos,” ujarnya.

Sarah mengapresiasi upaya komunitas seperti Tobatenun untuk mengangkat kembali teknik pewarnaan tradisional untuk tenun Batak warisan leluhur yang sempat ditinggalkan para penenun (partonun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *