JAKARTA — LIPUTAN68.COM — Pemerintah berharap bahwa BUMN harus menjalankan dua fungsi utama yakni sebagai agent of value creator (pencipta nilai) dan agent of development (agen pembangunan).
Karenanya, Telkom secara berkelanjutan terus membangun dan memerkuat ekosistem digital demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Terlebih dalam mendukung akselerasi digital dalam negeri, Telkom sebagai perusahaan yang bergerak pada sektor telekomunikasi digital senantiasa melakukan beragam inovasi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.
Melalui tiga pilar utama, yakni digital connectivity, digital platform, dan digital services, Telkom fokus meningkatkan kapabilitas dalam menyediakan layanan terbaiknya sebagai solusi dari permasalahan pada berbagai sektor industri.
Menteri BUMN RI, Erick Thohir, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi digital didorong melalui banyak faktor terkhusus melalui penyediaan infrastruktur digital, UMKM, dan startup.
Menurutnya, potensi pertumbuhan ekonomi digital tentu akan melibatkan seluruh pemain digital untuk bersinergi menjadi satu kesatuan.
“Ketika kita berbicara mengenai ekonomi digital, tidak akan terlepas dari infrastruktur. Saat ini, Telkom juga fokus pada segmen B2B dan B2C untuk semakin mendorong potensi digital. Dengan hadirnya Telkom terutama melalui fiber optic, data center, 5G tower yang dimaksimalkan melalui seluruh TelkomGroup akan membentuk satu ekosistem besar yang berkesinambungan. Mari kita bersama-sama menjelajahi dunia digital ekonomi yang Indonesia punya,” paparnya.