Bupati Pakpak Bharat Ajak Orang Tua Agar Memantau Anak Dalam Penggunaan Android

PAKPAK BHARAT – LIPUTAN68.COM – Guna menghindari anak anak tidak terjerumus ke hal-hal negatif serta untuk mencegah anak anak dari gangguan mental akibat informasi palsu(fake) yang bertebaran di media sosial, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, ajak orang tua agar memantau anak dalam penggunaan android.

Hal ini disampaikannya saat pelaksanaan Evaluasi Lomba Desa Pelaksana Terbaik Tertib Administrasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Boangmanalu, Kec Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, yang dilakukan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumatera Utara, Kamis (27/10/2022).

Dengan diiringi tarian yang dibawakan oleh Forum Anak Desa Boangmanalu dan Hera-hera suku Pakpak, Kedatangan tim Evaluasi dari TP-PKK Provinsi Sumatera Utara dalam rangka evaluasi Lomba Desa Pelaksana Terbaik Tertib Administrasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) tersebut, langsung disambut oleh Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dan Ketua TP-PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Juniatry Setia Manogihon Sirait, para pengurus PKK,Pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa Boangmanalu,para kader PKK,Forum Anak Desa Boangmanalu, tokoh masyarakat,Para Bhabinsa/Bhabinkamtibmas serta unsur lainnya.

Pada kempatan ini, Bupati Franc menyampaikan bahwa kehadiran Tim evaluasi di Kabupaten Pakpak Bharat dapat menambah ilmu dan wawasan dalam membina dan mendidik anak dalam keluarga dengan pola asuh yang sehat demi kemajuan kemajuan Kabupaten Pakpak Bharat.
” Dalam upaya mewujudkan dan membentuk kualitas SDM diperlukan peran serta dari semua pihak. Tidak hanya peran guru,peran orang tua dalam keluarga sangat diperlukan dalam pengasuhan atau pola asuh anak yang baik. Orangtua kiranya dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam memberikan pendidikan dan pengajaran di dalam rumah tangga.” katanya.

Liputan JUGA  Ir. Umar Zunaidi Hasibuan Berharap BWS Sumut II Segera Mengatasi Masalah Banjir di Tebing Tinggi┬á

Dalam kesempatan ini Bupati Franc menghimbau kepada TP PKK agar bisa sebagai mesin penggerak yang mampu menggerakkan seluruh Kader PKK untuk menjadi agen perubahan dijaman digitalisasi ini untuk mengajak para orang tua tidak boleh gagap teknologi sehingga anak anak tidak terjerumus ke hal-hal negatif dan tanpa adanya pantauan. ” Jangan Biarkan anak anak kita terpapar radiasi sejak dini. karena cerdas itu memang penting, namun jangan sampai kita membuat anak mengalami gangguan mental akibat informasi palsu(fake) yang bertebaran di media sosial.

  Banner Iklan Sariksa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *