Lima Puluh Hektar Areal Lahan Food Estate Tahap Awal di Pakpak Bharat Segera Dikerjakan

Van Basten juga kemudian menjelaskan beberapa skema Kerjasama antara petani dengan investor. Selain itu pertemuan ini juga banyak diisi dengan diskusi dan tanya jawab antara pemerintah, para Petani, dan pihak investor.

Salah satu hal menarik yang menjadi topik diskusi, pertanyaan penting yang dilontarkan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Ulumerah, Brijon Berutu yang mengungkapkan keraguan masyarakat calon petani tentang status tanah mereka bilamana dikemudian hari ternyata program ini tidak berjalan sesuai harapan dan mengalami kerugian.

Banyak masyarakat yang khawatir tanah mereka akan disita oleh investor dan Pemerintah, ungkap brijon Berutu.

Menangapi hal ini Syarudin Napitupulu dengan tegas menjawab bahwa hal ini adalah isu yang tidak berdasar.

Kami tidak butuh tanah kalian, bagi kami masyarakat petani untung adlah keuntungan tersendiri, balik modal saja bagi kami adalah suatu keuntungan, tegas dia.

Usai melakukan pertemuan ini, Sekretaris daerah Bersama investor dan para petani kemudian mbergerak meninjau calon lahan yang akan dipergunakan sebagai areal awal pembukan program ini.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *