Kita semua ada di sini, baik Pemerintah, masyarakat pemilik lahan, Sukut Ni Talun, pihak PT PLN, dan sebagainya, nantinya hasil dari konsultasi publik ini akan kita gunakan untuk membantu memetatan lokasi areal pembangunan PLTA tersebut. Kami jug perlu ingatkan untuk terus melakukan kajian-kajian, terkait rencana ini, termasuk dampak AMDAL, status perijinan, detail lahan dan seterusnya, jangan sampai kemudin hari akan timbul kerugian dan gejolak dalam masyarakat, pesan Erfan Gani Siahaan.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengatakan bahwa pihaknya siap mengawl pelaksanaan pembangunan ini nantinya bila kmudian pelaksanaannya telah disetujui Bersama.
Maka perlu kami ingatkan agar semua hal suapaya dipenuhi dn dilengkapi, perijinannya, AMDAL dan yang lainnya, termasuk juga harus dikaji secara mendalam tentang untukng ruginya bagi masyarakat sekitar, 20,35 ha lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan ini saya kira bukan jumlah yang sedikit, jadi oleh karenanya kita harus benar-benar menghitung rugi untungnya bagi masyarakat kita, pesan Bupati.
Acara ini juga banya diisi dengan diskusi dan tanya jawab antara Pemerintah, PT PLN Persero dan masyarakat yang hadir dalam acara ini.
(LM-01)
