Eddy Berutu menambahkan, dunia pendidikan yang semakin kompleks menuntut guru untuk makin kreatif, karena mengajar haruslah Dua arah, dan interaktif.
“Berkompetisilah yang sehat. Jadikan lomba ini untuk meningkatkan kekerabatan dan keakraban diantara guru. Saya berharap festival ini mampu me-refresh dan menambah semangat Bapak dan Ibu guru dalam mentransfer ilmu dan pengetahuan pada anak didik kita,” kata Eddy Berutu mengakhiri.
Sebagai informasi, lomba paduan suara ini diikuti oleh 456 orang guru dari 15 PGRI kecamatan, serta menghadirkan juri yang kredibel dan independen. Pengumuman pemenang lomba paduan suara ini akan dilakukan pada peringatan HGN dan HUT PGRI 25 November mendatang.
(LM-01)

