LPEI Fasilitasi Desa Devisa Klaster Udang, Tingkatkan Ekspor Nasional

JAKARTA — LIPUTAN68.COM — Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan Republik Indonesia terus menguatkan komitmen mewujudkan ekosistem ekspor berkelanjutan sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekspor nasional.

Mencapai tujuan tersebut, LPEI senantiasa melakukan berbagai upaya melalui
program-programnya, salah satunya dengan meresmikan Desa Devisa Klaster Udang di
Kabupaten Situbondo, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Daerah tersebut merupakan salah satu wilayah penghasil udang di Jawa Timur yang
memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi komoditas unggulan ekspor terutama udang Vaname.

Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) yang tergabung di dalamnya sebanyak ± 20 petambak udang yang tersebar di empat kecamatan dan enam desa di Kabupaten
Situbondo, Jawa Timur.

Liputan JUGA  Pimpin Apel Pasukan Sambut Wisman di Bali, Kapolri Minta Aparat Disiplin

Sebagai tindak lanjut dari komitmen, LPEI memberikan alat produksi berupa kincir air
kepada petambak sebagai wujud pendampingan dari aspek produksi dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi Desa Devisa Klaster Udang pada 5 Desember kemarin.

Adapun alat produksi yang diberikan LPEI berjumlah 10 unit dengan penerima manfaat sebanyak 80 petambak.

Kegiatan ini dihadiri secara fisik oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo beserta perwakilan Pokdakan Multi Fishes Bahari dan Alkautsar Bugeman Makmur.

  Banner Iklan Sariksa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *