Ungkapan serupa juga disampaikan oleh Rani Iswinedar, penata gerak tim rontek kecamatan Pacitan.
Baginya Metamorfosa adalah lingkaran tidak stabil namun intens dan indah. Sama dengan tubuh, ketidak stabilannya adalah dinamika yang harmonis karena kita hidup.
” “Metamorfosa itu Perubahan, adalah keharusan dalam putaran siklus kehidupan. Sama dengan tubuh yang terus berubah. Lingkungan sekitar kita menjadi cermin untuk kita belajar memaknai hidup.” pungkasnya. (ton)
