“Kami telah melihat permintaan yang signifikan untuk layanan IoT dari smart energy, smart building, dan smart city serta consumer electronics,” kata Andreuw.
Sebagai pemimpin pasar IoT global, menurutnya, Cisco IoT Control Center adalah platform tata kelola konektivitas IoT yang dipilih oleh lebih dari 14.000 perusahaan di seluruh dunia.
IoT Control Center memungkinkan perusahaan-perusahaan meluncurkan, mengelola, memonetisasi layanan IoT mereka sekaligus memberikan fleksibilitas bagi bisnis untuk meningkatkan layanan IoT di Indonesia/negara ASEAN guna memenuhi perubahan kebutuhan dan harapan pelanggan.
Teknologi SDN, virtualisasi dan otomatisasi jaringan, lanjut dia yang akan memainkan peran penting dalam cetak biru strategis penyedia layanan, menciptakan jaringan DC yang mendukung layanan baru dalam operasi yang cepat gesit.
“Service provider harus dapat menyebarkan layanan berdasarkan kebutuhan bisnis mereka, bukan keterbatasan teknologi mereka. Kemitraan Cisco dengan Telkom akan meningkatkan penciptaan layanan dalam domain IoT dalam pertumbuhan serta pendapatan bisnis di dalam negeri,” timpal Meygin Agustina, Country Director of Service Provider Business Cisco di Indonesia.
Seiring dengan transformasi menjadi perusahaan digital telco, Telkom serta anak perusahaannya menerapkan strategi bisnis dan operasional perusahaan yang berorientasi pada pelanggan.
Menyambut kolaborasi ini, Direktur Wholesale & International Service Telkom, Bogi Witjaksono menyampaikan Telkom dan Cisco akan menciptakan sinergi yang baik melalui kemitraan ini.
“Penyediaan layanan IoT Control Center yang menggunakan data center NeutraDC serta Teknologi Software Define Network (SDN) akan memberikan efektivitas dalam menjalankan proses bisnis dan memberikan customer experience terbaik bagi pelanggan,” pungkasnya. (REL)
TEKS FOTO
MOU: CEO NeutraDC Andreuw Th A.F. (tengah) berfoto bersama CTO, SP Networking Cisco Michael Beesley (kedua dari kiri) usai penandatanganan MoU dengan Country Director of Service Provider Business Cisco di Indonesia, Meygin Agustina (paling kiri) yang disaksikan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Heri Supriadi (kedua dari kanan) dan Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya (paling kanan) pada Senin (12/12/2022). IST
