“Kita semua tau di Pacitan ini ada sumber air hangat, yaitu di Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari yang saat ini masih dikelola sebagai objek wisata. Bisa jadi, keberadaan gunung bawah laut tersebut, ada rangkaiannya dengan sumber air hangat itu.
Ini yang saya katakan, kita harus lebih waspada,” bebernya.
Bukannya menakut-nakuti, lanjut Topan, tapi sekedar memberi pepeling agar masyarakat lebih mawas diri. “Ini fenomena alam, yang mungkin sebagai pengingat kepada semua umat agar kita lebih mendekatkan diri dengan sang pencipta,” tukasnya. (Red/yun).
