Pacitan- Pilpres di Indonesia tentu akan berbeda dengan Pilpres di negara Eropa. Sebut saja seperti di Amerika. Lalu bagaimana penyelenggaraan pemilu calon kepala negara di negeri Paman Sam tersebut?
Berikut catatan singkat Ketua LSM FCC Bandung Edi Suseno.
Amerika Serikat yang juga dikenal sebagai negara milik “Paman Sam/US” selama ini dianggap sebagai kiblatnya negara demokratis di era millenial bahkan sejak abad ke 18 silam.
Kini negeri bekas koloni monarkhi Inggris yang merdeka sejak 1776 itu, telah mengalami pergantian presiden sebanyak 46 kali.
Ironisnya, meskipun negeri Paman Sam dikenal sebagai negeri demokratis di era modern dan berpenduduk kulit putih (white alone sebanyak 53 % dibanding 47% non white alone/blesteran) tersebut, baru sekali dipimpin oleh presiden yang memiliki warna kulit “blesteran” yaitu Barrak Obama (presiden ke 44).
